Rabu, 27 November 2013

PESUGIHAN

Pesugihan/Penglarisan Sabuk Biru

Khusus bagi anda yang meyakini kekuatan ghaib. Khusus bagi anda yang sepaham.
u/ masalah ekonomi, usaha, kekayaan, keduniaan, karier, jabatan, penggemar dll.
(bukan uang ghaib).
tanpa resiko, tanpa tumbal, tidak meyimpang & bebas agama.
Syarat : sekecil apapun harus ada usaha.
Pendaftaran 1,5jt. Iuran perbulan 2,5% dari hasil tiap bulan.
Media ritual u/ peserta adalah cukup merawat sabuk biru yg kami kirimkan.

Selasa, 26 November 2013

BENDA BERTUAH

 Hukum Menggunakan Benda Bertuah

Benda Bertuah artinya adalah benda yang memiliki manfaat lain selain manfaat benda itu secara fisik. Misalnya cincin Nabi Sulaiman. Secara fisik cincin itu hanyalah hiasan untuk jari, namun Allah telah memberkahi cincin itu dengan kekuatan sehingga pemakai cincin itu bisa melakukan berbagai keajaiban. Bahkan ketika jin ifrit mencuri cincin nabi Sulaiman, jin itu pun bisa melakukan keajaiban seperti yang dilakukan nabi Sualiman.

Pandangan masyarakat dan ulama mengenai benda bertuah tentu saja berbeda-beda. Namun jadikan perbedaan itu adalah rahmat, bukan alasan untuk perdebatan atau pertikaian. Perbedaan pandangan atau keyakinan adalah wajar dalam kehidupan manusia. Bahkan dalam agama islam yang jelas-jelas menggunakan satu kitab suci, selalu saja ada perbedaan pandangan antara para ulama. Hal sama terjadi pada agama atau keyakinan lainnya.

Disini, kami menjelaskan Hukum Menggunakan Benda Bertuah menurut pandangan kami dan didukung oleh hadits atau pelajaran dari kisah para nabi. Menurut kami, menggunakan benda bertuah adalah HALAL atau boleh selama Anda beriman bahwa segala berkah itu datangnya dari Allah. Penting juga untuk memilih dari mana sumber benda bertuah itu. Apabila benda bertuah itu berasal dari sumber yang baik (misalnya dari berkah dzikir), maka itu baik.

Namun menggunakan Benda Bertuah bisa menjadi HARAM apabila Anda meyakini bahwa benda bertuah itu punya kekuatan yang terlepas dari kekuasaan Allah. Dan apabila sumber benda bertuah itu berasal dari praktek ilmu sihir, maka jelas tidak diperbolehkan. Saran kami, hindarilah Benda Bertuah yang memiliki Khodam Jin, karena kita tidak pernah tahu pasti apakah jin yang bersemayam dalam benda tersebut adalah jin yang baik atau malah menyesatkan. Sesungguhnya tipu daya setan (jin jahat) sangat halus sehingga seorang ulama yang tidak waspada pun bisa diperdaya karenanya.

Banyak hadis dan sejarah yang membuktikan bahwa menggunakan benda bertuah itu boleh asalkan iman kita benar. Yaitu, meng-imani bahwa semua keajaiban itu datang dari Allah. Berikut ini kami berikan hadits dan kisah para nabi sebagai bahan pertimbangan:

Berkah Air Zam-zam

Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim disebutkan bahwa setelah Rasulullah SAW meminum air dari sumur zam-zam, beliau bersabda: "Ia (air zam-zam) penuh berkah, ia (air zam-zam) adalah makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit".

Baju Nabi Yusuf

Dengan sarana baju, Allah menyembuhkan kebutaan dijelaskan dalam Surat Yusuf ayat 93: “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”.

Jubah Nabi Muhammad SAW

Asma binti Abi Bakr berkata : “Jubah ini pernah dipakai Nabi SAW lalu kami membasuhnya untuk orang sakit agar bisa sembuh dengan jubah tersebut”
Bersumber dari Hadis Riwayat Muslim, lihat Al Ajwibah Al Gholiyah Fii ‘Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Tabarruk (Ambil Berkah) Bi Aa-tsaarish Sholihin (Dengan Bekas Orang Sholeh).

Rambut Nabi Muhammad SAW

Kholid bin Walid pernah meletakkan rambut Nabi SAW di dalam pecinya. Lalu pernah pecinya terjatuh di salah satu perangnya, lalu Kholid bin Walid bersungguh-sungguh mengambilnya sehingga para sahabat mengingkarinya karena sebab perbuatan Kholid banyak para sahabat yang gugur. Maka berkatalah Kholid: Saya tidaklah melakukannya karena sebab peci itu tetapi karena di dalam peci itu terdapat rambut Nabi SAW agar tidak hilang berkahnya dan tidak jatuh ke tangan orang-orang musyrik. (Kitab Asy Syifa karangan Qodi ‘Iyadh).

Air Wudhu’ Nabi Muhammad SAW

Diriwayatkan dari Abi Juhayfah : “Aku melihat Bilal mengambil air wudhu’nya Nabi SAW dan manusia (para sahabat) pun cepat-cepat mengambil air wudhu’ Nabi tersebut. Lalu siapa saja yang mendapatkan air wudhu’ Nabi tersebut mereka mengusapkan air wudhu’ Nabi tersebut (ke tubuhnya), sedangkan yang tidak mendapatkan air wudhu’ Nabi tersebut, mereka mengambil dari basahan di tubuh para sahabat Nabi yang berhasil mengambil air wudhu’ Nabi”. (HR. Bukhori dan Muslim, yaitu untuk tabarruk dan memohon kesembuhan)

Cincin Nabi Sulaiman

Dikisahkan dalam Tasfir Alqur'an Surah Shad 34, bahwa nabi Sulaiman memiliki cincin bertuliskan kalimat suci yang punya berkah "kekuasaan" sehingga dengan cincin itu nabi Sulaiman mampu memerintah seluruh alam, termasuk manusia, binatang dan jin. Suatu hari cincin nabi Sulaiman dicuri oleh jin ifrit, sehingga nabi sulaiman tersingkirkan dari kerajaan dan posisinya digantikan oleh jin ifrit yang menyamar sebagai nabi Sulaiman. Kejadian dia terjadi atas kehendak Allah untuk mengingatkan nabi Sulaiman agar bertobat atas kelalaiannya membiarkan istrinya menyembah berhala. Setelah melalui proses pertobatan yang panjang, akhirnya Nabi Sulaiman mendapatkan cincin itu dan kembali berkuasa di kerajaannya.

Tongkat Nabi Musa

Nabi Musa memiliki tongkat kayu yang diberkahi keajaiban, misalnya tongkat itu bisa menjadi ular besar yang mengalahkan ilmu sihir dukun-dukunnya Firaun. Di lain waktu tongkat itu sebagai sarana membelah lautan hingga Nabi Musa dan pengikutnya bisa melewati lautan tanpa tenggelam. Pernah juga tongkat Nabi Musa dipukulkan ke sebuah batu, dan dari batu itu muncul 12 mata air untuk 12 suku bani israel. Sebagai orang yang beriman kepada Allah, Anda pastinya tidak menganggap tongkat Nabi Musa itu sakti, melainkan Anda meyakini bahwa tongkat itu hanyalah perantara pertolongan dari Allah. Begitu juga seharusnya Anda menyikapi Tasbih Karomah.

Demikian bahasan kami tentang Hukum Menggunakan Benda Bertuah. Untuk selanjutnya, kami serahkan kepada Anda. Apakah Anda mantap untuk menggunakan  sekarang atau masih membutuhkan waktu untuk memutuskan menggunakan Benda Bertuah. Sebagai manusia yang merdeka, Anda berhak menentukan keyakinan Anda sendiri tentang Benda Bertuah.

Semoga bahasan ini bisa memberi pencerahan. Walllahua’lam bissawab.
UNTUK PEMAHARAN / PEMESANAN BENDA BERTUAH BERKUALITAS DAN AMAN, HUBUNGI : 087812952841

Minggu, 24 November 2013

MUSTIKA

TENTANG MUSTIKA


Pengertian Mustika :

Mustika Adalah Suatu Benda Langka Yang Berasal Dari Alam, Dan Memiliki Energi Yang Alami. Dengan Energy Tersebut Mustika Dapat Kita Manfaatkan Atau Gunakan Untuk Membantu Segala Hajat Kita.


Asal Mustika :

Mustika Berasal Dari Alam, Seperti Air, Udara, Api, Tanah, Batu, Tumbuhan Maupun Hewan
Jadi Mustika Adalah Mustika !!. Bukan Batu, Bukan Kristal, Dan Bukan Buatan Manusia.


Pemakai :

Mustika Dapat Digunakan Oleh Siapa Saja, Tanpa Melihat Agama, Suku, Dll.
Setiap Mustika Memiliki Manfaat Yang Berbeda-Beda, Maka Dari Itu Manusia Juga Membutuhkan Mustika Yang Sesuai Dengan Hajat/Tujuan Masing-Masing.
Cara Kerja (efek) :
Mustika Bekerja Secara Natural Sehingga Hasilnya Tidak Dapat Langsung/Instan. Contoh :

Mustika Yang Mempunyai Tuah Untuk Kerejekian, Dengan Energy Yang Dimilikinya Mustika Tersebut Membantu Mempermudah Rejeki Kita, Bukan Berarti Pesugihan Yang Bisa Menjadikan Kita Mendadak Menjadi Kaya..

Mustika Yang Mempunyai Tuah Untuk Proteksi (Pagar Diri), Dengan Energy Yang Dimilikinya Mustika Tersebut Membantu Menjaga Kita Dari Musibah Atau Niat Jahat Orang Lain Yang Tidak Kita Ketahui, Bukan Menjadikan Kita Kebal (Anti Bacok, Anti Silet, Dll)

Mustika Yang Mempunyai Tuah Untuk Pengasihan, Dengan Energy Yang Dimilikinya Mustika Tersebut Membuka Aura Positif Yang Ada Dalam Diri Kita, Sehingga Orang Yang Melihat Kita Dan Mendengar Kata-Kata Kita Menjadi Lebih Simpatik Dan Percaya. Bukan Pellet Ataupun Hipnotis.

Dengan Penggunaan Yang Benar, Manfaat Mustika Dapat Kita Rasakan..


Perawatan :

Mustika Membutuhkan Perawatan :

  • Diberi Olesan Minyak Tertentu (Sesuai Dengan Mustika)
  • Dibawa Ke Tempat Ibadah Atau Ketika Kita Sedang Berdoa (Agar Energy Positifnya Lebih Kuat).
  • Disimpan Di Tempat Yang Bersih.
  • Apabila ada amalan tertentu, akan kami beritahukan terlebih dahulu


Apabila Kita Lupa/Malas Merawat Mustka Tersebut, Tidak Akan Berdampak Negatif Kepada Kita Dan Keluarga, Hanya Saja Energy Mustika Sudah Tidak Dapat Kita Rasakan (Tdak Bermanfaat Lagi)


Pantangan :

Tidak ada pantangan dalam penggunaan mustika. Dapat dipakai oleh siapa saja dan dapat dibawa kemana saja

mustika dan benda bertuah merupakan sarana/perantara
untuk mendukung kita dalam ber-ikhtiar.
manusia wajib berusaha & berdoa, Allah yang menentukan.

Pertanyaan dan jawaban Seputar Mustika

  • Apa itu mustika ? Mustika adalah batu dengan aura yang bagus plus terdapat khodam ( makhluk gaib) level tinggi di dalamnya.
  • Bagaimana dengan mustika Saya ? Mustika Saya asli dari alam bukan “ isian” . Batu itu adalah rumah alami si khodam, sehingga khodam tidak mungkin dicuri atau dilenyapkan kecuali batu dipecahkan dengan palu.. Jangan heran bila kadang kala mustika menunjukkan perubahan pada fisik batunya, selaras dengan perubahan pada khodamnya. Itulah bedanya mustika alam asli dengan mustika “ isian” , yaitu batu mustika alami dalam waktu tertentu dapat berubah bentuk
  • Apa bedanya dengan BATU BERKHODAM ? Batu berkhodam adalah batu dengan isi khodam ( makhluk gaib) isian yang besar powernya tergantung pada siapa yang mengisinya bisa jadi powernya sama dengan mustika atau lebih bila diisi oleh beberapa orang dengan tingkat linuwih dan Kanuragan yang tinggi.
  • Pantangannya apa? Kalau tidak dipenuhi apakah mustikanya mengamuk ? Tidak ada! selain yang saya sebutkan Sebelumnya bisa dibawa ke luar negeri ( apalagi cuma seberang pulau) , bebas saja. Khodam tidak akan lari karena batu itu adalah rumah aslinya dari alam dan Pencipta. Khodam mustika tidak mengamuk, bila tidak dirawat tapi hanya akan malas dan bisa menyebabkan ingin pergi dari majikannya dengan cara2 yang sudah saya sebutkan sebelumnya, juga efeknya akan berkurang.
  • Mengapa Saya menjual MUSTIKA-nya padahal efeknya bagus, dan kekuatannya level tinggi? Kenapa gak dipake sendiri aja sih? Karena Saya punya banyak! dan saya punya level mustika & pusaka tingkat paling tinggi yang banyak diburu orang Dari pada berkumpul di satu tempat dan tidak berguna bagi manusia, lebih baik dimaharkan saja. Tentu saja ada beberapa mustika yang tidak dimaharkan karena alasan tertentu…

SINKRONISASI MUSTIKA:

Mustika perlu sinkronisasi dengan pemaharnya.

Pertama-tama, apa itu SINKRONISASI ? Sinkronisasi adalah proses pengenalan, penyelarasan energi, Penyatuan, antara mustika dengan pemaharnya. Waktu sinkronisasi dapat cepat maupun lambat. Ketika seseorang sudah sinkron 100% dengan mustikanya, maka ia dapat mengaktifkan semua efek-efeknya dengan cara tertentu.

Cara-cara tentang bagaimana sinkronisasi dengan mustika, akan diberitahukan pada pemahar mustika bersamaan dengan paket mustika yang dikirimkan.

CARA PERAWATAN MUSTIKA:

  • Diberi hio dan minyak. ( Hio dapat diberikan 1 bulan sekali / 1 minggu sekali, atau dapat juga lebih sering bila ada tujuan tertentu yang ingin dicapai dan minta bantuan mustika. Minyak disarankan maximal 1 minggu sekali
  • Dibawa ke tempat ibadah atau ketika kita sedang berdoa (wirid atau ritual / Ke tempat keramat).
  • Bila ada bulan purnama silakan Dijemur dalam wadah baskom di rendam dengan kembang 7 rupa ( karena dia benda alam, maka ada kalanya didekatkan kembali pada alam), bila tidak ada cukup di taroh dengan wadah baskom yang berisi kembang kantil melati dan kenanga dan diembuni dimalam hari, Sebaiknya dijemur di tempat terbuka yang langsung terkena sinar bulan dan dilakukan dari malam sampai pagi. Boleh juga membakarkan dupa saat menjemurnya.
  • Disimpan di tempat yang bersih.
  • Ada beberapa Cara Lain untuk Membuat mustika Lebih Powerfuul dan Cara menjamas mustika yang akan Diberitahukan bersama dengan Paket.
Semoga Bermanfaat...

Kamis, 21 November 2013

MISTERI BULAN SURA

MISTERI BULAN SURA

 

Bulan Sura adalah bulan pertama dalam kalender Jawa. Secara lugas maknanya adalah merupakan tahun baru menurut penanggalan Jawa. Bagi pemegang tradisi Jawa  hingga kini masih memiliki pandangan bahwa bulan Sura merupakan bulan sakral. Berikut ini saya paparkan arti bulan Sura secara maknawi dan dimanakah letak kesakralannya.

MELURUSKAN BERITA “burung”

Tradisi dan kepercayaan Jawa melihat bulan Sura sebagai bulan sakral. Bagi yang memiliki talenta sensitifitas indera keenam (batin) sepanjang bulan Sura aura mistis dari alam gaib begitu kental melebihi bulan-bulan lainnya. Tetapi sangat tidak bijaksana apabila kita buru-buru menganggapnya sebagai bentuk paham syirik dan kemusrikan. Anggapan seperti itu timbul karena disebabkan kurangnya  pemahaman sebagian masyarakat akan makna yang mendalam di baliknya. Musrik atau syirik berkaitan erat dengan cara pandang batiniah dan suara hati, jadi sulit menilai hanya dengan melihat manifestasi perbuatannya saja.  Jika musrik dan syirik diartikan sebagai bentuk penyekutuan Tuhan, maka punishment terhadap tradisi bulan Sura itu  jauh dari kebenaran, alias tuduhan tanpa didasari pemahaman yang jelas dan beresiko tindakan pemfitnahan. Biasanya anggapan musrik dan sirik muncul karena mengikuti trend atau ikut-ikutan pada perkataan seseorang yang dinilai secara dangkal layak menjadi panutan. Padahal tuduhan itu jelas merupakan kesimpulan yang bersifat subyektif dan mengandung stigma, dan sikap menghakimi secara sepihak.

Masyarakat Jawa mempunyai kesadaran makrokosmos, bahwa Tuhan menciptakan kehidupan di alam semesta ini mencakup berbagai dimensi yang fisik (wadag) maupun metafisik (gaib). Seluruh penghuni masing-masing dimensi mempunyai kelebihan maupun kekurangan. Interaksi antara dimensi alam fisik dengan dimensi metafisik merupakan interaksi yang bersimbiosis mutual, saling mengisi mewujudkan keselarasan dan keharmonisan alam semesta sebagai upaya memanifestasikan rasa sukur akan karunia terindah dari Tuhan YME. Sehingga manusia bukanlah segalanya di hadapan Tuhan, dan dibanding mahluk Tuhan lainnya. Manusiatidak seyogyanya mentang-mentang mengklaim dirinya sendiri sebagai mahluk paling sempurna dan mulia, hanya karena akal-budinya. Selain kesadaran makrokosmos, sebaliknya di sisi lain kesadaran mikrokosmos Javanisme bahwa akal-budi ibarat pisau bermata dua, di satu sisi dapat memuliakan  manusia tetapi di sisi lain justru sebaliknya akan menghinakanmanusia, bahkan lebih hina dari binatang, maupun mahluk gaib jahat sekalipun.

Berdasarkan dua dimensi kesadaran itu, tradisi Jawa memiliki prinsip hidup yakni pentingnya untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam semesta agar supaya kelestarian alam tetap terjaga sepanjang masa. Menjaga kelestarian alam merupakan perwujudan syukur tertinggi umat manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah menganugerahkan bumi ini berikut seluruh isinya untuk dimanfaatkan umat manusia.

Dalam tradisi Jawa sekalipun yang dianggap paling klenik sekalipun, prinsip dasar yang sesungguhnya tetaplah  PERCAYA KEPADA TUHAN YME. Di awal atau di akhir setiap kalimat doa dan mantra selalu diikuti kalimat; saka kersaning Gusti, saka kersaning Allah. Semua media dalam ritual, hanya sebatas dipahami sebagai media dan kristalisasi dari simbol-simbol doa semata. Doa yang ditujukan hanya kepada Tuhan Yang Maha Tunggal. Prinsip tersebut memproyeksikan bahwa kaidah dan prinsip religiusitas ajaran Jawa tetap jauh dari kemusrikan maupun syirik yang menyekutukan Tuhan.

Cara pandang tersebut membuat masyarakat Jawa memiliki tradisi yang unik dibanding dengan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tipikal tradisi Jawa kental akan penjelajahan wilayah gaib sebagai konsekuensi adanya interaksi manusia terhadap lingkungan alam dan seluruh isinya. Lingkungan alam dilihat memiliki dua dimensi, yakni fana/wadag atau fisik, dan lingkungan dimensi gaib atau metafisik. Lingkungan alam tidak sebatas apa yang tampak oleh mata, melainkan meliputi pula lingkungan yang tidak tampak oleh mata (gaib). Boleh dikatakan pemahaman masyarakat Jawa akan lingkungan atau dimensi gaib sebagai bentuk “keimanan“ (percaya) kepada yang gaib. Bahkan oleh sebagian masyarakat Jawa, unsur kegaiban tidak hanya sebatas diyakini atau diimani saja, tetapi lebih dari itu seseorang dapat membuktikannya dengan bersinggungan atau berinteraksi secara langsung dengan yang gaib sebagai bentuk pengalaman gaib. Oleh karena itu, bagi masyarakat Jawa dimensi gaib merupakan sebuah realitas konkrit. Hanya saja konkrit dalam arti tidak selalu dilihat oleh mata kasar, melainkan konkrit dalam arti Jawa yakni termasuk hal-hal yang dapat dibuktikan melalui indera penglihatan  maupun indera batiniah. Meskipun demikian penjelasan ini mungkin masih sulit dipahami bagi pihak-pihak yang belum pernah samasekali bersinggungan dengan hal-hal gaib. Sehingga cerita-cerita maupun kisah-kisah gaib dirasakan menjadi tidak masuk akal, sebagai hal yang mustahal, dan menganggap pepesan kosong belaka. Pendapat demikian sah-sah saja, sebab tataran pemahaman gaib memang tidak semua orang dapat mencapainya. Yang merasa mampu memahamipun belum tentu tapat dengan realitas gaib yang sesungguhnya. Sedangkan agama sebatas memaparkan yang bersifat universal, garis besar, dan tidak secara rinci. Perincian mendetail tentang eksistensi alam gaib merupakan rahasia ilmu Tuhan Yang Maha Luas, tetapi Tuhan Maha Adil tetap memberikan kesempatan kepada umat manusia untuk mengetahuinya walaupun sedikit namun dengan sarat-sarat yang berat dan tataran yang tidak mudah dicapai.

MISTERI BULAN SURA

     Bulan Sura adalah bulan baru yang digunakan dalam tradisi penanggalan Jawa.  Di samping itu bagi masyarakat Jawa adalah realitas pengalaman gaib bahwa dalam jagad makhluk halus pun mengikuti sistem penanggalan sedemikian rupa.  Sehingga bulan Sura juga merupakan bulan baru yang berlaku di jagad gaib. Alam gaib yang dimaksudkan adalah; jagad makhluk halus ; jin,setan (dalam konotasi Jawa; hantu), siluman, benatang gaib, serta jagad leluhur ; alam arwah, dan bidadari. Antara jagad fana manusia (Jawa), jagad leluhur, dan jagad mahluk halus berbeda-beda dimensinya.  Tetapi dalam berinteraksi antara jagad leluhur dan jagad mahluk halus di satu sisi, dengan jagad manusia  di sisi lain, selalu menggunakan penghitungan waktu penanggalan Jawa. Misalnya; malam Jum’at Kliwon (Jawa; Jemuah) dilihat sebagai malam suci paling agung yang biasa digunakan para leluhur “turun ke bumi” untuk njangkung dan njampangai (membimbing) bagi anak turunnya yang menghargai dan menjaga hubungan dengan para leluhurnya. Demikian pula, dalam bulan Sura juga merupakan bulan paling sakral bagi jagad makhluk halus. Mereka bahkan mendapat “dispensasi” untuk melakukan seleksi alam. Bagi siapapun yang hidupnya tidakeling dan waspada, dapat terkena dampaknya.

Dalam siklus hitungan waktu tertentu yang merupakan rahasia besar Tuhan, terdapat suatu bulan Sura yang bernama Sura Duraka.  Disebut sebagai bulan Sura Duraka karena merupakan bulan di mana terjadi tundan dhemit. Tundan dhemit maksudnya adalah suatu waktu di mana terjadi akumulasi para dedemit yang mencari “korban” para manusia yang tidak eling danwaspadha. Karena pada bulan-bulan Sura biasa para dedhemit yang keluar tidak sebanyak pada saat bulan Sura Duraka. Sehingga pada bulan Sura Duraka biasanya ditandai banyak sekali musibah dan bencana melanda jagad manusia. Bulan Sura Duraka ini pernah terjadi sepanjang bulan Januari s/d Februari 2007.  Musibah banyak terjadi di seantero negeri ini. 1) Di awali tenggelamnya KM Senopati di laut Banda yang terkenal sebagai palung laut terdalam di wilayah perairan Indonesia. Kecelakaan ini memakan korban ratusan jiwa. 2) Kecelakaan Pesawat Adam Air hilang tertelan di palung laut dekat teluk Mandar, posisi di 40 mil barat laut Majene. 3) Kereta api mengalami anjlok dan terguling sampai 3 kali kasus selama sebulan. 4) Tabrakan bus di pantura, bus menyeruduk rumah penduduk. 5) Kecelakaan pesawat garuda di Yogyakarta. 6) Beberapa maskapai penerbangan mengalami gagal take off, gagal landing, mesin error dsb. 7) Jakarta dilanda banjir terbesar sepanjang masa. 8) Kapal terbakar di Sulawesi dan maluku. 9) Kapal laut di selat Karimun terbakar lalu tenggelam memakan ratusan korban berikut wartawan TV peliput berita. 10) Banjir besar di Jawa Tengah, Angin puting beliung sepanjang Pulau Jawa-Sumatra. Dan masih  banyak lagi kecelakaan pribadi yang waktu itu Kapolri sempat menyatakan sebagai bulan kecelakaan terbanyak meliputi darat, laut dan udara.

Atas beberapa uraian pandangan masyarakat Jawa tersebut kemudian muncul kearifan yang kemudian mengkristal menjadi tradisi masyarakat Jawa selama bulan Sura.  Sedikitnya ada 5 macam ritual yang dilakukan menjelang dan selama bulan Sura seperti berikut ini;

1.  Siraman malam 1 Sura; mandi besar dengan menggunakan air serta dicampur kembang setaman. Sebagai bentuk “sembah raga” (sariat) dengan tujuan mensucikan badan, sebagai acara seremonial pertanda dimulainya tirakat sepanjang bulan Sura; lantara lain lebih ketat dalam menjaga dan mensucikan hati, fikiran, serta menjaga panca indera dari hal-hal negatif. Pada saat dilakukan siraman diharuskan sambil berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan YME agar senantiasa menjaga kita dari segala bencana, musibah, kecelakaan. Doanya dalam satu fokus yakni memohon keselamatan diri dan keluarga, serta kerabat handai taulan. Doa tersirat dalam setiap langkah ritual mandi. Misalnya, mengguyur badan dari ujung kepala hingga sekujur badan sebanyak 7 kali siraman gayung (7 dalam bahasa Jawa; pitu, merupakan doa agar Tuhan memberikanpitulungan atau pertolongan). Atau 11 kali (11 dalam bahasa Jawa; sewelas, merupakan doa agar Tuhan memberikan kawelasan; belaskasih). Atau 17 kali (17 dalam bahasa Jawa; pitulas; agar supaya Tuhan memberikan pitulungan dan kawelasan). Mandi lebih bagus dilakukan tidak di bawah atap rumah; langsung “beratap langit”; maksudnya adalah kita secara langsung menyatukan jiwa raga ke dalam gelombang harmonisasi alam semesta.

2.  Tapa Mbisu (membisu); tirakat sepanjang bulan Sura berupa sikap selalu mengontrol ucapan mulut agar mengucapkan hal-hal yang baik saja. Sebab dalam bulan Sura yang penuh tirakat, doa-doa lebih mudah terwujud. Bahkan ucapan atau umpatan jelek yang keluar dari mulut dapat “numusi” atau terwujud. Sehingga ucapan buruk dapat benar-benar mencelakai diri sendiri maupun  orang lain.

3.  Lebih Menggiatkan Ziarah; pada bulan Sura masyarakat Jawa lebih menggiatkan ziarah ke makam para leluhurnya masing-masing, atau makam para leluhur yang yang dahulu telah berjasa untuk kita, bagi masyarakat, bangsa, sehingga negeri nusantara ini ada. Selain mendoakan, ziarah sebagai tindakan konkrit generasi penerus untuk menghormati para leluhurnya (menjadi pepunden). Cara menghormati dan menghargai jasa para leluhur kita selain mendoakan, tentunya dengan merawat makam beliau. Sebab makammerupakan monumen sejarah yang dapat dijadikan media mengenang jasa-jasa para leluhur; mengenang dan mencontoh amal kebaikan beliau semasa hidupnya. Di samping itu kita akan selalu ingat akan sangkan paraning dumadi. Asal-usul kita ada di dunia ini adalah dari turunan beliau-beliau. Dan suatu saat nanti kita semua pasti akan berpulang ke haribaan Tuhan Yang maha Kuasa. Mengapa harus datang ke makam, tentunya atas kesadaran bahwa semua warisan para leluhur baik berupa ilmu, kebahagiannya, tanah kemerdekaan, maupun hartanya masih bisa dinikmati hingga sekarang, dan dinikmati oleh semua anak turunnya hingga kini. Apakah sebagai keturunannya kita masih tega hanya dengan mendoakan saja dari rumah ? Jika direnungkan secara mendalam menggunakan hati nurani, sikap demikian tidak lebih dari sekedar menuruti egoisme pribadi (hawa nafsu negatif) saja. Anak turun yang mau enaknya sendiri enggan datang susah-payah ke makam para leluhurnya, apalagi terpencil nun jauh harus pergi ke pelosok desa mendoakan dan merawat seonggok makam yang sudah tertimbun semak belukar.Betapa teganya hati kita, bahkan dengan mudahnya mencari-cari alasan pembenar untuk kemalasannya sendiri, bisa saja menggunakan alasan supaya menjauhi kemusyrikan. Padahal kita semua tahu, kemusyrikan bukan lah berhubungan dengan perbuatan, tetapi berkaitan erat dengan hati. Jangan-jangan sudah menjadi prinsip bawah sadar sebagian masyarakat kita, bahwa lebih enak menjadi orang bodoh, ketimbang menjadi orang winasis dan prayitna tetapi konsekuensinya tidak ringan.

4.  Menyiapkan sesaji bunga setaman dalam wadah berisi air bening. Diletakkan di dalam rumah. Selain sebagai sikap menghargai para leluhur yang njangkung dan njampangi anak turun, ritual ini penuh dengan makna yang dilambangkan dalam uborampe. Bunga mawar merah, mawar putih, melati, kantil, kenanga. Masing-masing bunga memiliki makna doa-doa agung kepada Tuhan YME yang tersirat di dalamnya (silahkan dibaca dalam forum tanya jawab). Bunga-bungaan juga ditaburkan ke pusara para leluhur, agar supayaterdapat perbedaan antara makam seseorang yang kita hargai dan hormati, dengankuburan seekor kucing yang berupa gundukan tanah tak berarti dan tidak pernah ditaburi bunga, serta-merta dilupakan begitu saja oleh pemiliknya berikut anak turunnya si kucing.

5.  Jamasan pusaka; tradisi ini dilakukan dalam rangka merawat atau memetri warisan dan kenang-kenangan dari para leluhurnya. Pusaka memiliki segudang makna di balik wujud fisik bendanya. Pusaka merupakan buah hasil karya cipta dalam bidang seni dan ketrampilan para leluhur kita di masa silam. Karya seni yang memiliki falsafah hidup yang begitu tinggi. Selain itu pusaka menjadi situs dan monumen sejarah, dan memudahkan kita simpati dan berimpati oleh kemajuan teknologi dan kearifan lokal para perintis bangsa terdahulu. Dari sikap menghargai lalu tumbuh menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi generasi penerus bangsa agar berbuat lebih baik dan maju di banding prestasi yang telah diraih para leluhur kita di masa lalu. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para leluhurnya, para pahlawannya, dan para perintisnya. Karena mereka semua menjadi sumber inspirasi, motivasi dan tolok ukur atas apa yang telah kita perbuat dan kita gapai sekarang ini. Dengan demikian generasi penerus bangsa tidak akan mudah tercerabut (disembeded) dari “akarnya”. Tumbuh berkembang menjadi bangsa yang kokoh, tidak menjadi kacung dan bulan-bulanan budaya, tradisi, ekonomi, dan politik bangsa asing. Kita sadari atau tidak, tampaknya telah lahir megatrend terbaru abad ini, sekaligus paling berbahaya, yakni merebaknya bentuk the newest imperialism melalui cara-cara politisasi agama.

6.  Larung sesaji; larung sesaji merupakan ritual sedekah alam. Uborampe ritual disajikan (dilarung) ke laut, gunung, atau ke tempat-tempat tertentu. Tradisi budaya ini yang paling riskan dianggap musrik. Betapa tidak, jikalau kita hanya melihat apa yang tampak oleh mata saja tanpa ada pemahaman makna esensial dari ritual larung sesaji. Baiklah, berikut saya tulis tentang konsep pemahaman atau prinsip hati maupun pola fikir mengenai tradisi ini. Pertama; dalam melaksanakan ritual hati kita tetap teguh pada keyakinan bahwa Tuhan adalah Maha Tunggal, dan tetap mengimani bahwa Tuhan Maha Kuasa menjadi satu-satunya penentu kodrat. Kedua; adalah nilai filosofi, bahwa ritual larung sesaji merupakan simbol kesadaran makrokosmos yang bersifat horisontal, yakni penghargaan manusia terhadap alam. Disadari bahwa alam semesta merupakan sumber penghidupan manusia, sehingga untuk melangsungkan kehidupan generasi penerus atau anak turun kita, sudah seharusnya kita menjaga dan melestarikan alam. Kelestarian alam merupakan warisan paling berharga untuk generasi penerus. Ketiga; selain kedua hal di atas, larung sesaji merupakan bentuk interaksi harmonis antara manusia dengan seluruh unsur alam semesta. Disadari pula bahwa manusia hidup di dunia berada di tengah-tengah lingkungan bersifat kasat mata atau jagad fisik, maupun  gaib atau jagad metafisik. Kedua dimensi jagad tersebut saling bertetanggaan, dan keadaannya pun sangat kompleks. Manusia dan seluruh makhluk ciptaan Tuhan seyogyanya menjaga keharmonisan dalam bertetangga, sama-sama menjalani kehidupan sebagai makhluk ciptaan Tuhan. Sebaliknya,  bilamana dalam hubungan bertetangga (dengan alam) tidak harmonis, akan mengakibatkan situasi dan kondisi yang destruktif dan merugikan semua pihak. Maka seyogyanya jalinan keharmonisan sampai kapanpun tetap harus dijaga.

Senin, 18 November 2013

PROGRAM SURO / MUHARAM

PROGRAM SURO / MUHARAM
//////////////////////////////////
Ajian Sendang Songo
-------------------------

Warisan para jawara ilmu hikmah tanah jawa. Yang dulu terbatas hanya bisa dimiliki oleh santri kinasih saja, kini bisa anda miliki tanpa harus puasa, tanpa bertapa, tanpa wirid yang berat dll. merupakan ajian instan yang didalamnya syarat kekuatan hikmah tingkat tinggi, bisa digunakan dalam ribuan keperluan anda secara nyata maupun ghaib. mampu mengeluarkan daya ghaib yang besar ketika benar-benar anda butuhkan, serta ribuan manfaat lain yang tidak bisa kami sebut disini. yang bisa anda temukan kelak dalam perjalanan riyadhoh anda, peka maupun tidak, ajian ini akan tetap aktif mengikuti takaran kekuatan yang ada dalam tubuh anda. Terima jadi, tanpa puasa serta dapat diwariskan pada anak cucu atau orang lain. Adapaun dari ribuan manfaat yang terkandung dari Ajian Sendang Songo ini terbagi dalam 2 tingkat :

Tingkat Umum

-----------------

1. Bersihkan energi negatif diri sendiri maupun orang lain

2. Menyempurnakan keilmuan hikmah yang telah anda dalami

3. Bangkitkan energi inti diri / potensi yang terpendam

4. Hidupkan kemampuan fikiran dengan cepat

5. Hidupkan kemampuan indra ke - 6

6. Deteksi keberadaan khodam astral

7. Deteksi keberadaan khodam pendamping

8. Deteksi khodam pusaka

9. Deteksi orang hilang / minggat

10. Deteksi barang hilang

11. Deteksi datangnya sumber guna-guna

12. Deteksi keberadaan benda bertuah

13. Deteksi sumber penyakit

14. Samarkan diri dari penglihatan orang yang punya niat jahat

15. tembus rahasia-rahasia keghoiban

16. Netralisir energi negatif suatau pusaka

17. Netralisir tanah / rumah / tempat angker

18. Netralisir tempat yang kena guna-guna

19. Kembalikan guna-guna kepengirimnya

20. Pindah makhluk halus dari suatu tempat yang mengganggu

21. Pagari seseorang

22. Pagari tempat tinggal / usaha

23. Usir tamu yang tidak dikehendaki

24. Bangkitkan tenaga dalam karomah

25. Bangkitkan kekuatan badan

26. Pukulan lumpuh beserta penawarnya

27. Menang debat dalam suatu forum

28. Redam orang ngamuk cukup dengan bentakan

29. Redam amarah musuh dengan tatapan mata

30. Jinakkan binatang buas

31. Kekuatan badar besi / lebur susuk / kesaktian

32. Bungkam lisan pendengki

33. Bubarkan perkara fitnah

34. Rasa takut jadi berani

35. Netralisir racun

36. Pancaran kharisma / aura

37. Pancaran aura daya tarik / inner beauty

38. Percepat datangnnya jodoh

39. Pererat pasangan kekasih / pasutri

40. Rekatkan hubungan yang retak

41. Luluhkan hati orang marah

42. Pikat lawan jenis dengan senyuman / lirikan / jabat tangan

43. Tarik simpati relasi / atasan

44. Mudah dipercaya orang lain

45. Satukan dua hati yang tak cinta

46. Bubarkan perselingkuhan

47. Buka aura orang lain

48. Rukunkan Poligami

49. Rukunkan dua kelompok yang berseteru

50. Tumpahan rezeki dari berbagai arah

51. Bikin uang barokah jabulrizki

52. Buka jalan keluar permasalahan hidup

53. Memudahkan pinjaman modal

54. Memudahkan tagih hutang

55. Datangkan hubungan / panggilan kerja

56. Raih tender / proyek

57. Majukan suatu usaha / bisnis

58. Luluskan perpanjangan kontrak kerja

59. Langgengkan jabatan posisi kerja

60. Percepat jenjang dan pangkat orang

61. Hilangkan sifat gugup didepan orang banyak

62. Menangkan perkara persidangan

63. Memudahkan isi test sekolah / melamar kerja

64. Menangkan arisan / perlombaan

65. Sembuhkan penyakit medis / non medis

66. Sembuhkan pasien dengan memandikan pasien

67. Sirep anak rewel / nangis

68. Perlancar proses kelahiran

69. Service otak anak lemah akal

70. Turunkan demam dengan sentuhan, tiupan dan minuman

71. Sembuhkan orang kesurupan / kena santet

72. Transfer energi asma' ke benda bertuah

73. Transfer energi aura daya pikat ke kosmetik / parfum

74. Redakan badai / angin kencang

75. Halau mendung

76. Halau petir

77. Datangkan hujan

78. Datangkan angin

79. Jual tanah / rumah biar cepat laku

80. Selaraskan diri dengan alam semesta

81. Penajaman kirim fikiran ke orang lain

82. Pemahaman guru sejati

83. Pemahaman ilmu hikmah yang luas

84. Pemahaman ilmu laduni

85. Raih keheningan dalam pemahaman ilmu dengan yakin

86. Pukulan ghaib

87. Pijat prana

88. Hilangkan sengkolo

89. Radar ghoib

90. Kekebalan

91. Sedot ilmu lawan

92. Bikin ajimah

93. Serap energi alam semesta

94. Serap energi wali

95. Pengobatan jarak jauh

96. Sugesti

97. Isi air putih, Herbal dll

98. Aplikasi keilmuan

99. Pengendapan

Tingkat Khusus :

Jika anda mengikuti program khusus maka anda diijinkan untuk menurunkan ajian sendang songo ini pada orang lain (perorangan maupun ribuan peserta gemblengan dalam satu majlis). Selain mendapat manfaat yang ada dalam tingkatan umum, anda juga mampu membuka kunci keghoiban untuk :

1. Kehebatan pengasihan khodam ajian sendang songo

2. Pemagaran dengan kekuatan ajian sendang songo

3. Pengobatan dengan ajian sendang songo

4. Mendatangkan kesaktian ajian sendang songo

5. Memabantu mewujudkan hajad orang lain

6. Menarik tamu / pembeli / orang pergi / pasien dll

7. Membuka indra ke - 6 (diri sendiri / orang lain)

8. Pembangkitan tenaga dalam spontan (sadar maupun tatkala tertidur)

9. Pengisian massal tenaga dalam karomah ajian sendang songo

10. Kehebatan ajian sendang songo untuk membuka aura orang lain

11. Kesaktian ajian sendang songo untuk membuka hijab (diri sendiri / orang lain)

12. Lawan keroyokan jin dalam suatu pertempuran, penaklukan, pukulan pembakar kilatan api ajian sendang songo

13. Memasukkan khodam kedalam tubuh seseorang untuk mediumisasi dalam berkomunikasi

14. Mencabut keilmuan segala asma'an, rajahan, ajimah orang dholim

15. Serta berbagai keajaiban lainyang bisa anda temukan kelak setelah mengikuti program khusus ajian sendang songo ini

- Bisa menurunkan kembali kepada orang lain

MAHAR TINGKAT UMUM : 2,5JT & TINGKAT KHUSUS : 5JT

INFO & PENDAFTARAN :

HUB. 087812952841, PIN BB. 29734084

Kalung Fukah

 

Kalung Fukah | Bahan kayu (dari biji) fukah | Tali nilon | Keliling kalung ~60cm| liontin fukah bentuk koin | Warna hitam.

MAHAR : 300RB

Rabu, 13 November 2013

Stroke

Gejala Stroke, Penyebab dan Cara Pencegahan

Gejala Stroke

Mengenal penyakit stroke, mulai dari gejala, penyebab dan cara pencegahan. Apa itu stroke? Stroke adalah serangan otak yang timbulnya mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah otak. Dengan kata lain penyakit stroke ini merupakan penyakit pembuluh darah otak (serebrovaskuler) yang ditandai dengan kematian jaringan otak (infark serebral) hal ini disebabkan karenakan adanya penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak sehingga pasokan darah dan oksigen ke otak berkurang dan menimbulkan serangkaian reaksi biokimia yang akan merusakkan atau mematikan sel-sel saraf otak.

Gejala Stroke
Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir tahun 2012 lalu, sebuah lembaga mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke dengan angka 12.500 orang meninggal akibat penyakit tersebut. Sementara sisanya mengalami cacat, baik ringan maupun berat. Karena itu pengobatan awal serta pencegahan menjadi perang penting dalam memerangi stroke.

Penyebab Penyakit Stroke

Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu resiko medis dan resiko perilaku

1. Faktor risiko medis
Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturnan) dan migren (sakit kepelah sebelah). Menurut data statistik 80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis.

2. Faktor risiko perilaku 
Faktor resiko perilaku disebakan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, menkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

Gejala Serangan Stroke

Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat difahami. Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke.

Tanda-tanda utama serangan stroke :
Rasa bebal atau mati mendadak atau kehilangan rasa dan lemas pada muka, tangan atau kaki, terutama pada satu bagian tubuh saja
Rasa bingung yang mendadak, sulit bicara atau sulit mengerti
Satu mata atau kedua matamendadak kabur
Mendadak sukar berjalan, terhuyung dan kehilangan keseimbangan
Mendadak merasa pusing dan sakit kepala tanpa diketahui sebab musababnya

Selain itu harus dijelaskan pula kemungkinan munculnya tanda-tanda ikutan lain yang bisa timbul dan atau harus diwaspadai, yaitu;
Rasa mual, panas dan sangat sering muntah-muntah
Rasa pingsan mendadak, atau merasa hilang kesadaran secara mendadak

Cara Mencegah Penyakit Stroke

Adapun, untuk menghindari stroke seseorang bisa melakukan tindakan pencegahan termasuk membiasakan diri menjalani gaya hidup sehat. Berikut adalah 10 langkah yang dapat Anda lakukan guna menghindarkan diri dari serangan stroke.

1. Hindari dan hentikan kebiasaan merokok
Kebiasaan ini dapat menyebabkan atherosclerosis (pengerasan dinding pembuluh darah) dan membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal.

2. Periksakan tensi darah secara rutin
Tekanan darah yang tinggi bisa membuat pembuluh darah Anda mengalami tekanan ekstra. Walaupun tidak menunjukkan gejala, ceklah tensi darah secara teratur.

3. Kendalikan penyakit jantung
Kalau Anda memiliki gejala atau gangguan jantung seperti detak yang tidak teratur atau kadar kolesterol tinggi, berhati-hatilah karena hal itu akan meningkatkan risiko terjadinya stroke. Mintalah saran dokter untuk langkah terbaik.

4. Atasi dan kendalikan stres dan depresi
Stres dan depresi dapat menggangu bahkan menimbulkan korban fisik. Jika tidak teratasi, dua hal ini pun dapat menimbulkan problem jangka panjang.

5. Makanlah dengan sehat
Anda mungkin sudah mendengarnya ribuan kali, namun penting artinya bila Anda disiplin memakan sedikitnya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Hindari makan daging merah terlalu banyak karena lemak jenuhnya bisa membuat pembuluh darah mengeras. Konsumsi makanan berserat dapat mengendalikan lemak dalam darah.

Dengan mengenali tentang gejala dan penyebab serta resiko stroke, diharapkan kita semua lebih waspada dan hati-hati dengan selalu menjaga kesehatan. Semoga bermanfaat.

6. Kurangi garam
Karena garam akan mengikatkan tekanan darah.

7. Pantau berat badan Anda
Memiliki badan gemuk atau obes akan meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan diabetes, dan semuanya dapat memicu terjadinya stroke.

8. Berolahraga dan aktif
Melakukan aktivitas fisik secara teratur membantu Anda menurunkan tensi darah dan menciptakan keseimbangan lemak yang sehat dalam darah.

9. Kurangi alkohol
Meminum alkohol dapat menaikkan tensi darah, oleh karena itu menguranginya berarti menghindarkan Anda dari tekanan darah tinggi.

10. Mencari Informasi
Dengan mengikuti perkembangan informasi tentang kesehatan, banyak hal penting yang diperoleh guna menghindari kemungkinan atau menekan risiko stroke. Berhati-hatilah, beragam hormon termasuk pil dan terapi penggantian hormon HRT diduga dapat membuat darah menjadi kental dan cendrung mudah menggumpal

 
biz.